Setangkup Cinta untuk yang Berduka

Setangkup Cinta untuk yang Berduka

Negeri ini seolah tiada henti dilanda musibah. Belum usai negeri ini berjuang keluar dari pandemi, kini di sejumlah daerah dilanda bencana. Gempa bumi melanda Mamuju, Sulawesi Barat. Gedung, dan rumah penduduk ambruk. Rata dengan tanah. Ratusan orang terluka. Puluhan dikabarkan meninggal dunia.

Fasilitas umum rusak parah. Rumah sakit. Gedung pemerintahan. Banyak warga kehilangan tempat tinggal. Kini mereka tinggal di barak-barak pengungsian. Sangat sederhana. Ada yang hanya beratapkan terpal tipis, dan berlantaikan tikar bahkan tanah biasa. Kehujanan, dan kepanasan. Makan seadanya. Kini, apa yang mereka miliki telah tiada. Hilang sekejap.

Belum sempat air mata mengering, musibah kembali melanda Kalimantan Selatan. Kalsel dilanda banjir bandang. Jalanan rusak. Banyak rumah terendam air. Semua yang ada didalamnya rusak parah. Tak bisa dipakai lagi. Bahkan ada rumah yang terbawa arus. Sungguh berat ujian mereka. Apa yang dimiliki sekejap mata diambil oleh yang Maha Kuasa.

Guru-guru, dan staf SD-SMP Al-Imam Islamic School Balikpapan terketuk untuk membantu mereka. Semampunya. Dari penggalangan donasi terkumpul bantuan sebanyak Rp. 3.100.000. Bantuan itu diserahkan melalui MKKS yang nantinya akan disalurkan melalui Pemkot/PMI Kota Balikpapan.

Semoga bantuan sedikit itu dapat meringankan derita saudara-saudara kita yang kini dilanda musibah, baik di Sulbar dan di Kalsel. Semoga saudara-saudara kita yang kini sedang diuji berupa musibah diberi kesabaran, dan ketabahan diganti oleh Allah dengan yang lebih baik. Aaamiiin.

Leave a Reply