Surga Tersembunyi di Balik Wisata Bamboe Wonodeso [Student Jurnalism]

Surga Tersembunyi di Balik Wisata Bamboe Wonodeso [Student Jurnalism]

Oleh: Haikal Khairul Anam, Siswa Kelas 9 SMP AISBa

Selain kota bisnis, Balikpapan ternyata mempunyai tempat wisata yang mungkin belum banyak diketahui orang. Salah satunya wisata Bamboe Wonodeso yang terletak di Kampung Pati, Kilometer 15, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara.

Objek wisata ini menyuguhkan keindahan alam yang mengundang decak kagum. Selain suasana pohon bambu yang dipenuhi dedaunan hijau dan derit bunyi pohonnya, juga memiliki banyak sudut indah yang pas untuk  tempat ber-selfi ria.   

Saya sendiri membuktikan keindahannya. Pada akhir Juni 2021 lalu, saya bersama keluarga mengunjungi objek wisata ini. Jarak dari rumah ke tempat ini tidak begitu jauh. Dengan mengenderai mobil, hanya memakan waktu sekitar 30 menit.

Menariknya, menikmati eksotisme destinasi wisata ini tidak dipungut biaya masuk sepeser pun alias gratis. Kami hanya diminta mengisi buku tamu. Hanya saja, di gerbang masuk, pengurus menyediakan kotak infak bagi pengunjung yang ingin berdonasi untuk.

Oh ya, untuk memasuki tempat ini, pengunjung tidak boleh membawa kendaraan. Kendaraan harus diparkir di tempat parkir yang telah disediakan di dekat pintu gerbang masuk.

Dari pintu gerbang itu kita akan melewati jalan setapak yang telah disemen. Jalan selebar sekitar satu meter itu mengular sepanjang sekitar 300 meter. Saya dan keluarga menapaki jalan lengang itu hingga sampai ke pinggir danau yang indah. Meski dengan berjalan kaki, namun saat itu tidak terasa capek. Mungkin karena kami menikmatinya.

Di sepanjang jalan setapak menuju danau itu terdapat beberapa spot selfie. Kita akan dimanjakan dengan aneka suara burung yang bersiul-siul indah di pucuk-pucuk pohon bambu. Oh ya, jangan takut kepanasan di tempat ini. Sebab, sepanjang jalan dinaungi rimbun dedaunan bambu.

Menurut Ketua Ekowisata Bamboe Wonodeso, Bapak Murdy, objek wisata Hutan Bambu dibangun dan ditanami oleh Dinas Kehutanan pada tahun 2015. Objek wisata ini juga telah mengantongi izin dari Dinas Kehutanan. Bahkan, tempat ini juga telah mendapat izin dari Kementerian Kehutanan.

Ya, tempat ini sangat sayang dilewatkan. Apalagi bagi Anda yang suka traveling dan menikmati objek wisata. Rasanya belum pas jika berada di Balikpapan dan belum menikmati oksotisme Hutan Bambu. Setidaknya, tempat ini sangat cocok untuk menghilangkan penat setelah sepekan berjibaku dalam aktivitas kerja di kota.

Segudang Manfaat

Teman, ternyata bukan sekadar memanjakan orang dengan suasana asri, sejuk, dan hijau, pohon bambu juga memiliki segudang manfaat. Di antaranya, berfungsi untuk membantu menghilangkan racun dalam tubuh serta memperbaiki sel-sel yang mati.

Selain itu, bambu juga merupakan sumber mineral untuk kulit yang dapat membuat kulit jadi lebih mulus dan bersih. Bambu yang kaya silika dapat melindungi kulit dari infeksi bakteri, jamur, serta mencegah dan mengobati kerontokan rambut.

Tapi, ingat, yah! Jika Anda berkunjung ke tempat ini, dilarang mengambil tunas atau anakan bambu yang masih muda yang tumbuh dari akar bambu. Menurut Wikipedia, salah satu keunggulan tanaman bambu adalah  tanaman konservasi lingkungan.

Itu karena sistem perakaran tanaman bambu sangat rapat. Akar-akarnya menyebar ke segala arah, baik menyamping atau pun ke dalam. Lahan tanah yang ditumbuhi rumpun bambu biasanya menjadi sangat stabil. Yuk, berkunjung ke Wisata Hutan Bambu.

Keterangan: Rubrik Student Jurnalism diperuntukkan untuk murid SD-SMP AISBa. Silakan kirim tulisan reporatase Anda ke email: annajah.magazine@gmail.com. Panjang tulisan maksimal 3000 karakter dan disertai foto yang menarik.

 

Leave a Reply