Jaga Hafalan Siswa, SD AISBA Gelar Sima’an

img

Kanvarendra Prabu duduk di kursi di depan kelas. Siswa kelas 2 Pa yang akrab disapa Prabu ini menghadap ke teman-temannya. Prabu tampak membaca surah An-Naba tanpa melihat al-Qur’an. Teman sekelas dan ustazah pendampingnya ikut mendengar bacaanya dengan seksama. 

 

Wayaqulul kafiru ya laitani kuntu turaabaa,” baca Prabu mengakhiri surah yang terdapat dalam juz 30 itu.

 

Masyaa-Allah. Baarakallah fikum,” tutur ustazah Yandiva dan diikuti siswa. Suasana kelas jadi meriah.

 

Tak hanya Prabu, siswa yang lainnya juga dapat giliran. Sesuai nomor urut, setelah Prabu Kemal Hafidzul Dzikir, dan Raffasya. Mereka maju satu persatu membaca surah al-Qur’an yang telah dihafal.

 

Kegiatan murajaah hafalan ini disebut Sima’an. Setiap siswa diminta maju ke depan kelas untuk membaca al-Qur’an. Kegiatan ini disaksikan oleh teman sekelas dan guru pendamping. 

 

“Tujuan kegiatan sima’an al-Qur’an untuk menjaga dan memperlancar hafalan siswa. Untuk siswa kelas satu membaca surah yang baru dihafal. Sedangkan untuk kelas dua dan seterusnya memurajaah juz 29,” ujar koordinator bidang tahfidz SD AISBA, Ustazah Fitriani Ningsi.

 

Lanjut hafidzah 30 juz ini, kegiatan ini juga efektif untuk melatih mental siswa. Sebab, siswa akan maju ke depan, membaca al-Qur’an, dan disaksikan para siswa dan guru.

 

“Sima’an ini juga untuk melatih mental siswa di depan public. Biar berani. Kalau takut pasti akan grogi dan gemetaran,” tambahnya.

 

Siswa yang telah maju akan  dapat nilai berupa bintang dan juga poin kelas. Seperti yang dilakukannya saat mengawas Sima’an di kelas 1 Pa di lantai dasar pada Jum’at, 4 Oktober ini. Usai Hafidz sima’an, dia memberi empat bintang di papan tulis.

 

Kegiatan sima’an ini diikuti oleh seluruh siswa: ikhwan dan akhwat. Untuk ikhwan dimulai pukul 08.00 – 09.10. Sedangkan untuk akhwat dimulai pukul 09.20 – 10.30. Menurutnya, kegiatan diadakan dua kali dalam sebulan.[] 

Abu Raffa

2024-10-04 02:26:02